Cara Memilih Produsen Baju APD Hazmat

  • Whatsapp

baju apd hazmatCara Memilih Produsen Baju APD Hazmat

Mungkin sebagian besar kita awalnya tidak tau apa itu baju APD hazmat. Tetapi karena ada nya pandemi covid 19 ini kita mulai istilah baju APD. Akhirnya produsen APD Hazmat pun meningkat untuk memenuhi kebutuhan APD yang banyak permintaan.

Apalagi sampai tulisan ini dibuat angka penambahan covid 19 di Indonesia sangatlah meningkat tajam. Oleh sebab itulah permintaan baju APD di Indonesia khususnya sangat banyak jumlahnya. Karena memang standar penanganan covid membutuhkan memakai APD.

Read More

Pernah mendengar kata APD tapi apa tau kepanjangan APD itu sendiri? Sebenarnya APD adalah singkatan dari Alat Pelindung Diri. Adapun Hazmat sendiri juga merupakan singkatan dari Hazardous Material Suit yang berfungsi untuk melindungi seluruh tubuh pengguna nya dari bahan berbahaya seperti bakteri, zat kimia berbahaya, bahkan radio aktif.

Baju APD hazmat seusai kegunaannya

Baju APD biasa digunakan pada petugas pemadam kebakaran, petugas medis, para peneliti terutama orang-orang yang bertanggung jawab terhadap zat kimia berbahaya. Untuk standar APD di Eropa memiliki spesifikasi dari 1 sampai 6. Dengan memiliki fungsi nya masing-masing. Untuk spesifikasi 1 merupakan yang paling tinggi, bahkan gas dan uap tidak bisa menembusnya.

Untuk standar menurut NFPA 1991, standar APD di Amerika dan Kanada memiliki spesifikasi dari A sampai D yaitu :

  • SpesifikasiA untuk APD jenis ini sangatlah rapat sehingga bisa melindungi pengguna bahkan dari uap atau gas beracun teemasuk tumpahan cairan kimia berbahaya. Untuk alat bantu pernafasannya ada di dalam baju APD.
  • Sepsifikasiuntuk APD jenis ini memang tak serapat spesifikasi di atas nya karena tidak bisa menahan gas berbahaya tetapi bisa menahan percikan zat berbahaya.
  • Spesifikasiuntuk ABD ini serjng digunakan bagi petugas pemadam kebakaran. Karena dilengkapi dengan respirator atau masker gas. Sehingga bisa memungkinkan melindungi gas berbahaya sementara.
  • SpesifikasiD untuk APD jenis ini sebenarnya hanya pakaian kerja biasa yang dilengkapi dengan kacamata khusus.

Yang jelas ketika kita memilih APD yang akan digunakan harus sesuai dengan tingkat bahaya yang akan dihadapi. Termasuk pertimbangan resiko yang akan terjadi. Selain itu juga memperhatikan orang yang akan menggunakan APD juga harus tau cara pemakaian baju APD hazmat sesuai penggunaan.

Cara Melepas dan Memakai Baju APD

Dalam pemakaian baju APD hazmat suit sendiri perlu diperhatikan dari yang pertama yaitu memakai pakaian biasa sebagai pelapis sebelum memakai baju APD. Lalu menambah lapisan perlindungan khususnya pada bagian tangan dan sepatu. Termasuk memakai masker khusus utamanya penanganan covid 19 memakai jenis masker N95.

Setelah semua terpakai dengan benar kita harus memastikan kembali harusnya tidak ada celah diantara pergelangan tangan, kaki termasuk leher harus benar-benar rapat. Setelah terpakai semua dengan benar maka kita siap untuk bertindak selanjutnya.

Adapun setelah pemakaian baju APD pun tidak boleh sembarangan dalam melepasnya. Sebab yang awalnya APD telah melindungi kita saat aktivitas dari bahaya zat kimia maupun virus. Ternyata gara-gara salah cara melepas justru menjadi sia-sia.

Oleh sebab itulah dalam melepas APD pun ada aturannya. Yaitu melalui tahap sterilisasi dari segala macam zat kimia berbahaya dan penyakit baik dengan disenfektan atau cara lain. Kemudian berhati-hati dalam melepas APD dari atas ke bawah. Kemudian APD tersebut dicuci dengan cairan khusus.

Fungsi APD Saat Covid 19

Untuk saat kita menghadapi covid 19 ini hampir diwajibkan semua tenaga medis yang menangani langsung pasien terpapar covid19 untuk memakai APD atau hazmat suit. Agar bisa mengurangi resiko tertular penyebaran virus melalui bersin dan droplet pasien.

Bahkan APD yang telah digunakan biasanya hanya sekali pakai saja kecuali sepatu dan kacamata. Baik baju APD, masker, sarung tangan, ikat kepala semua dibuang setelah dipakai menangani pasien covid 19. Adapun sepatu dan kacamata bisa dipakai kembali tetapi dengan pembersihan dan sterilisasi yang benar.

Selain itu saat melepas APD dan sarung tangan pun tidak boleh sembarangan. Apalagi sarung tangan yang jelas telah bersentuhan langsung dengan pasien. Semua upaya itu dilakukan agar bagi tenaga medis kesehatan tidak ikut terpapar virus corona ini.

Dengan meningkatnya penggunaan APD dalam rumah sakit sekarang ini maka mendorong para produsen baju APD hazmat menjadi meningkat pesat. Terutama dengan adanya pandemi ini hampir setiap hari para medis yang menangani covid pasti berganti baju APD nya.

Makanya para produsen baju APD hazmat pun akan mendapat orderan yang banyak untuk produksinya. Atau bahkan ada produsen baju APD hazmat dadakan. Karena mungkin melihat peluang yang besar saat pendemi covid 19 ini masih terua meningkat.

Cara Memilih Produsen Baju APD Hazmat

Ketika kita akan memilih produsen baju APD hazmat maka perlu juga memeriksa kelengkapan APD hazmat yang diberikan diantaramya baju hazmat harus menutup seluruh tubuh pengguna dan kedap air atau waterprof. Sehingga apan dari penularan virus termasu droplet pasien covid 19.

Selain itu juga dilengkapi Gloves atau sarung tangan medis yang terbuat dari bahan latex yang dipeecaya bisa mencegah mikroorganisme menular melalui tangan ketika menangani pasien. Selanjutnya perlu juga Goggles atau pelindung wajah dan mata. Seperti yang kita tau virus covid 19 sangat mudah tertular melalui hidung, mata dan mulut kita.

Yang terakhir yaitu masker standar N95 yang di klaim bisa menahan penularan melalu doplet pasien covid 19. Semua kelengkapan tersebut perlu dipertimbangkan saat akan memilih produsen baju APD hazmat yang tepat sehingga tidak merugikan kita.

Untuk tips khusus kita memilih produsen baju APD hazmat yang tepat sebagai berikut :

Yang paling utama memperhatikan bahan yang digunakan oleh produsen tersebut. Baju APD yang baik menggunakan bahan yang total protection, bahan yang anti bakteri dan yang jelas anti air atau waterprof.

Dan dalam proses pelapisan bahan baju hazmat tersebut harus benar pada saat produksi. Salah satunya dengan proses laminating kain ynag telas lulus uji atau mencelupka kain yang lulus uji kedalam cairan khusus. Sehingga bisa menjadikan baju hazmat benar-benar aman digunakan.

Termasuk baju hazmat yang dipilih harus memang seusai dengan standar dari KEMENAKES dan WHO sebagai acuan kita memilih produsen baju APD hazmat yang tepat. Juga baju APD tersebut telah lulus uji laboratorium sebagai langkah memastikan keamanan baju saat dipakai nantinya.

Yang terakhir adalah produsen baju APD hazmat tersebut memang memiliki izin resmi dan legal dari pemerintah menjadi penyalur baju hazmat. Dengan adanya izin resmi ini menunjukka produsen tersebut memang telah lolos uji dan bukanlah produsen dadakan.

Karena bila kuta salah memilih produsen maka akibatnya kita akan mendapatkan baju APD hazmat yang justru abal-abal bahkan mengancam keselamatan bagi pemakainya, atau malah justru memberikan rasa aman yang palsu.

Hal itu jangan aampai terjadi, sebab yang namanya penyakit, mikroorganisme bahaya, virus, dan baham kimia berbahaya lainnya bisa menimbulkan kerugian bagi kita sendiri, keluarga dan orang lain juga akan ikut mengalami kerugian. Hanya karena kita yang salah.

Sekian dari kami semoga bisa bermanfaat, dan semoga pandemi covid 19 ini bisa segera berlalu. Sekian dan terimakasih.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.